Jan 14, 2012

E commerce

Meskipun istilah Electronic Commerce atau yang biasa disebut E-commerce baru mendapat perhatian beberapa tahun terakhir ini, sebenarnya E-commerce sudah ada dalam berbagai bentuk selama lebih dari 20 tahun. Teknologi sperti yang biasa disebut dengan EDI dan EFT pertama kalai diperkenalkan pada akhir tahun 1970-an. Pertumbuhan penggunaan kartu kredit, Automatic Teller Machine (ATM) dan perbankan via telepon di tahun 1980-an juga merupakan bentuk-bentuk E-commerce. Komersialisasi menggunakan internet yang meningkat menjadi dasarpertumbuhan E-commerce. Pertumbuhan digital yang menyediakan sarana efisien untuk  komunikasi dan pertukaran informasi menjadi peluang besar untuk pesatnya kemajuan E-commerce.

Istilah e-commerce dapat saja diartikan berbeda-beda oleh setiap orang, yang  penting untuk dimengerti adalah persamaan-persamaannya: e-commerce melibatkan lebih dari satu perusahaan, dan dapat diaplikasikan hampir disetiap jenis hubungan bisnis.

Terdapat dua jenis perusahaan yang melakukan bisnis di internet.  Jenis yang pertama adalah yang semata-mata hanya berada di internet. Perusahaan jenis ini tidak mempunyai toko atau melakukan bisnis secara tradisional. Sebagaicontoh:  amazon.com dan cdnow.com. Sedangkan jenis kedua perusahaan yang menggunakane-commerce di internet sebagai pengganti kegiatan bisnis yang ada. Contoh Barnes dan Noble.  Selain menjual buku-buku ditokonya ke negara lain, Noble mengoperasikan website-nya dimana konsumen dapat mencari buku-buku yang menarik baginya untuk dibeli, dan kemudian mereka dapat memesannya melalui website tersebut.

Bagi pihak konsumen, menggunakan E-Com dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Com biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional.

Istilah E-commerce dapat diartikan dengan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

RUANG LINGKUP E-COMMERCE

Merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara elektronik dalam arti luas. E-commerce, merupakan lingkup perdagangan yang dilakukan secara elektronik, dimana didalamnya termasuk:

    -       Perdagangan via Internet (Internet Commerce)
    -       Perdagangan dengan fasilitas Web Internet (Web-Commerce)

  Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik (Electronic Data Interchange/EDI).

Pada proses dengan e-commerce terjadi efisiensi pada penggunaan fax, pencetakan dokumen, entry ulang dokumen, serta jasa kurir. Efisiensi tersebut akan menunjukkan pengurangan biaya dan waktu/kecepatan proses. Kualitas transfer data pun lebih baik, karena tidak dilakukan entry ulang yang memungkinkan terjadinya human error.

Secara ringkas e-commerce mampu menangani masalah berikut:

- OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan proses manual (“enterprise resource planning” concept)

- INTEGRASI, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses (“just in time” concept)

- PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang dipasarkan. (“electronic cataloging” concept)

- INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan “human error” (“electronic data interchange/EDI” concept)

- TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang melibatkan institusi lainnya sebagai pihak yang menangani pembayaran (“electronic payment”concept)

KEUNTUNGAN E-COMMERCE

Keuntungan e-commerce bagi konsumen:

• Keuntungan yang terbesar bagi konsumen adalah melakukan bisnis secara online dengan mudah. Seorang pembeli di internet dapat menggunakan komputer pribadinya pagi atau malam selama 7 hari per minggu untuk membeli hampir semua barang. Seorang konsumen tidak perlu mengantri di toko atau bahkan meninggalkan rumahnya.

• Beberapa perusahaan e-commerce telah membuat proses ini lebih mudah. Beberapa toko online menyimpanin formasi kartu kredit pembelinya diserver mereka, sehingga informasi yang dibutuhkan hanya dimasukkan sekali saja. Beberapa bisnis online bahkan tidak mengirimkan produk-produknya kepelanggan melalui pos, khususnya yang menjual software komputer. Sebagaicontoh: beyon.com mengizinkan para pelanggannya untukmen-download software yang dibelinya langsung ke komputer mereka.

• Pengurangan biaya. Perusahaan yang menjual saham secara online, seperti etrade.com membebankan biaya hanya sekitar $ 10 per perdagangan, yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan membeli saham tersebut melalui perantara saham tradisional.

KEUNTUNGAN E-COMMERCE

Keuntungan e-commerce bagi bisnis:

• Perusahaan-perusahaan dapat menjangkau pelanggan diseluruh dunia. Oleh karena itu dengan memperluas bisnis mereka, sama saja dengan meningkatkan keuntungan.

• e-commerce menawarkan pengurangan sejumlah biaya tambahan. Sebuah perusahaan yang melakukan bisnis di internet akan mengurangi biaya tambahan karena biaya tersebut tidak digunakan untuk gedung dan pelayanan pelanggan (customer service), jika dibandingkan dengan jenis bisnis tradisional.

Secara ringkas keuntungan e-commerce tersebut adalah sebagai berikut:

• Bagi Konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.

• Bagi Pengelola bisnis: efisiensi, tanpa kesalahan, tepat waktu

• Bagi Manajemen: peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.

Keamanan di E-Commerce

• Microsoft dan Netscape, bekerja sama dengan perusahaan kartu kredit (Visa dan MasterCard), serta perusahaan-perusahaan internet security (seperti VeriSign), telah membuat standar enkripsi khusus yang membuat transaksi melalui web menjadi sangat aman. Bahkan, Visa dan MasterCard menyediakan jaminan keamanan 100% kepada pengguna credit cardnya yang menggunakan e-com.

• Yang menandakan suatu retailer web site aman atau tidak adalah adanya tanda khusus yang muncul di status bar di bagian bawah layar browser. Pada IE, tanda yang muncul adalah tanda gembok terkuncidi pojok kanan status bar. Sedangkan pengguna Netscape Navigator, akan melihat tanda kunci di pojok kiri status bar. Walaupun begitu, karena standar yang dipakai untuk secure connection ini relatif baru, belum semua cybershop menggunakan standar ini.

• Kumpulan dari banyak cybershop yang telah terintegrasi dinamakan cybermall. Beberapa cybermall akan mengecek terlebih dahulu legitimasi dari cybershop yang akan masuk, sehingga dapat menghindari adanya cybershop yang palsu. Beberapa cybermall jugamenyediakan jasa-jasa tambahan, seperti billing atau tagihan yang tersentralisasi, menjadikan proses belanja menjadi lebih mudah dan aman.

Sumber:

Perdagangan elektronik – wikipedia

e-commerce – Universitas Gunadharma

No comments:

Post a Comment